Welcome to My Blog

Thanks for your visit and join to my blog.

Tuesday, June 25, 2013

Drama Bandung Lautan Api

Hai guys! Kalo ada yang butuh drama buat 7 orang ini bisa ko. Baca dulu aja ya, barangkali tertarik. Lumayan kan bisa bantu kalian dikit-dikit hehe. Ini udah di jadi per-adegan, setiap adegan pendek ko jadi santai aja.....


Adegan 1
17 Oktober 1945, para sekutu mendarat di kota Bandung. Dibaginya kota Bandung menjadi 2, yaitu: Bandung Utara yang dikuasai oleh Sekutu dan Bandung Selatan yang dikuasai oleh Indonesia.
                Dan pada tanggal 21 November 1945, Sekutu mengeluarkan ultimatumnya.
Sekutu :”Pengumuman! Kami akan mengeluarkan ultimatum yang berisikan bahwa kota Bandung bagian utara harus dikosongkan oleh TRI sekarang juga.”
TRI(semua)     :”Apa maksud dari itu!”(wajah kesal)
Karena itulah terjadi insiden pihak Indonesia dan Sekutu karena pihak Indonesia tidak terima dengan adanya ultimatum tersebut.


Adegan 2
Dan pada 23 Maret 1946, pukul 17.00 mungkin atau bahkan menuju magrib suasana di kota Bandung tampak menjadi mencekam karena Sekutu mengulangi ultimatumnya.
Sekutu :”Pengumuman! Ultimatum dikeluarkan kembali bahwa kota Bandung bagian utara harus dikosongkan oleh semua TRI sekarang juga untuk menjaga keamanan!”
TRI semakin tidak terima dengan ultimatum itu. Mendengar berita itu, Markas Djakarta dan Markas Yogyakarta menginstruksikan ke kota Bandung.
Markas Djakarta          :”Kota Bandung dapat dikosongkan sekarang juga.”
K.A.H.N         :”Baiklah!”
Markas Yogyakarta     :”Kota Bandung tidak dapat dikosongkan sekarang.”
K.A.H.N         :”Baiklah!”


Adegan 3
Tetapi TRI semakin tidak terima dengan ultimatum tersebut. TRI pun tidak rela kota Bandung dimanfaatkan oleh Sekutu. Mereka akhirnya mengungsi ke Bandung Selatan.
TRI 1   :”Baiklah karena demi kebaikan mungkin kita lebih baik mengungsi ke Bandung bagian selatan bersama para pejuang.”
TRI 2   :”Iya, demi keselamatan kita lebih baik kita mengungsi ke Bandung bagian selatan.”
TRI 3   :”Iya, benar.”


Adegan 4
Akhirnya TRI mengungsi. Adanya keputusan untuk membumihanguskan Bandung diambil melalui musyawarah Majelis Persatuan Perjuangan Priangan(MP3). Akhirnya Kolonel Abdul Haris Nasution selaku komandan Divisi III, mengumumkan hasil musyawarah tersebut.
K.A.H.N.        :”Hasil dari musyawarah kita semua demi keselamatan dan kebaikan kita, kita akan meninggalkan kota Bandung tetapi agar tidak dimanfaatkan kembali oleh Sekutu kita harus membumihanguskan Bandung.”
TRI(semua)     :”Siap Kolonel!”
K.A.H.N         :”Merdeka!”
TRI(semua)     :”Merdeka!”

Adegan 5
Dan hari itu juga, rombongan besar penduduk Bandung mengalir panjang meninggalkan kota Bandung.  Tetapi sebelum meninggalkan kota Bandung para TRI dengan sengaja membakar kota Bandung dengan sesuai hasil MP3.
K.A.H.N         :”Ayo kita bakar semua sisi kota Bandung,agar Sekutu tidak dapat menggunakan kota Bandung ini! Merdeka!”
TRI(semua)     :”Merdeka!”
K.A.H.N         :”Berpencar! Kita bagi beberapa kelompok! Kalian kesana dan saya kesitu! Bakar setiap sisi yang kalian lewati”
TRI(semua)     :”Siap kolonel!”
(Semua TRI membakar setiap sisi kota Bandung)

Adegan 6
Disana-sini, asap membumbung tinggi di udara dan semua listrik mati. Akhirnya sekutu menyerang sehingga terjadi pertempuran.
Sekutu I          :”Serang Bandung Selatan! Berpencar sekarang!”
Sekutu II         :”Siap!”
Sekutu III       :”Saya ke arah sana,kamu ke arah situ,dan kamu ke arah sana”

Adegan 7
Pertempuran yang paling seru terjadi di Desa Dayeuhkolot, Bandung Selatan terdapat pabrik mesin yang besar dimiliki Sekutu. Karena TRI bermaksud menghancurkan gedung itu, maka diutuslah pemuda Moh.Toha dan Ramdan.
K.A.H.N         :”Moh.Toha dan Ramdan, bertugas membakar dan meledakkan gudang pabrik mesin Sekutu! Sekarang kalian ke sana!”
Moh. Toha&Ramdan  :”Siap Kolonel!”
Moh. Toha&Ramdan  :”Serang!”


Adegan 8
Moh. Toha dan Ramdan menuju ke arah gedung pabrik mesin yang dituju.
Moh. Toha       :”Kamu menjaga sana dan saya disini untuk dapat menyelinap”(sambil menunjuk arah)
Ramdan           :”Oke!”(mengacungkan jempol)
            Akhirnya Moh. Toha dan Ramdan dapat menyelinap gudang pabrik mesin Sekutu itu.
Moh. Toha       :”Keadaan sudah aman!”
Ramdan           :”Keadaan saya lihat juga sudah aman!”
Moh. Toha       :”Iya! Kita lemparkan granat sekarang!”
Ramdan           :”Serang!!!!!!!”

Adegan 9
Dengan granat tangan kedua pemuda itu berhasil membakar dan meledakkan gudang tersebut. Beberapa detik kemudian suara dari granat itupun terdengar keras. Tetapi kedua pemuda itu pun ikut terbakar didalamnya.
Moh. Toha&Ramdan  :”aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!”(terpental karena terkena bom)

Adegan 10
Karena keadaan sudah aman dari sekutu. Akhirnya warga akan mulanya tetap tinggal didalam kota tetapi pindahnya demi kebaikan dan keselamatan pada pukul 21.00 itu juga pindahnya warga keluar kota.
K.A.H.N         :”Kota sudah aman dari Sekutu, sebaiknya kita segera meninggalkan kota Bandung demi keselamatan karena api masih membubung tinggi.”
TRI(semua)     :”Baiklah kolonel.”
 Saat kurang lebih pukul 24.00 Bandung Selatan telah kosong dari penduduk dan TRI, tetapi api masih membubung membakar kota. Dan Bandung pun berubah menjadi Lautan Api.

Adegan 11
Selanjutnya TRI bersama rakyat melakukan perlawanan secara gerilya di kota Bandung. Peristiwa itu melahirkan lagi “HALO-HALO BANDUNG” yang membakar daya juang Rakyat Indonesia.

2 comments: